Rabu, 19 September 2012

Ini Ketulusan :)

Pagi itu aku terbangun dengan sisa mimpi buruk semalam... lebih tepatnya beberapa hari ini mimpi buruk itu semakin rajin mengunjungiku dalam tidurku.. dan biasanya ini bukan hanya sekedar mimpi, yap bisa dikatakan filling perempuan,... 
kami perempuan memang dilahirkan dengan filling yang lebih tajam, apalagi jika menyangkut pasangan kami... 

hal pertama yang aku lakukan jelas 1 hal, yaitu meraih dan mengecek blackberry kesayanganku. dan benar saja, ada beberapa pemberitahuan. salah satunya pesan masuk di Facebookku. aku membukanya, agak kaget karna masih belum menyadari ada seorang perempuan mengirimkan pin blackberrynya padaku. namanya Liana, hmmmm.. aku mencoba mengingat-ingat,,,, benar saja, tadi malam sebelum tidur aku sempat mengirimkan Liana sebuah pesan singkat juga, aku yang meminta Pin BB nya...

Tanpa pikir panjang aku langsung meng-invite Pin itu, tak lama kemudian aku telah berteman dengannya.. Liana... Dia cantik, putih , dan kuakui sebagai perempuan aku kalah dari segi fisik olehnya.. Pantas saja,,,

Aku mengucapkan selamat pagi padanya, diapun sama...
Aku: "Pagi Liana, terima kasih ya mau memberikan Pin kamu.. Kenalkan aku Ruby :)"
Liana: " Pagi juga Ruby, iyah gak papa kok itung2 nambah temen... hehehee.. tapi ngomong2 knapa ya kamu minta Pin aku?"

Perkenalan yang mulus, dia ramah.. tambah lagi kelebihan dia yang kutangkap.. Ramah dan Supel.. berbeda dengan aku yang agak kaku jika berkenalan dengan orang baru....

Liana, dia adalah mantan pacar pertama dari kekasihku...Rio..
Aku dan Rio sudah berpacaran selama 2 tahun 10 bulan... aku dan Rio jelas sudah melewati banyak hal... terlalu banyak... Aku selalu menemani dia dalam keadaan apapun, bertahan di saat titik terendahnya... mungkin akan menghabiskan sekian episode untuk menceritakan hubungan kami,,, kami saling menguatkan dan mengingatkan,,, selalu,,, aku selalu mencoba memberikan yang terbaik untuknya, menjadi seseorang yang sempurna yang aku bisa,,, memenuhi semua keinginan dia,... dan itu justru berdampak buruk tuk hubungan kami...

Liana... Ya kembali ke liana, dia tak pernah lepas membayangi hubungan ku dengan Rio.. selalu menghantui cerita kami... entah apa tapi Rio begitu MASIH menyayanginya... dan bodohnya aku rela tidak menjadi satu-satunya orang dalam hati Rio... hingga hari itu....

Setelah berbasa basi dengan Liana, aku mencoba menyampaikan maksudku meminta Pin BB nya...

"Na, boleh aku tanya sesuatu? apa belakangan ini Rio pernah menghubungi kamu? atau bertemu dengan kamu? tolong jawab dengan jujur ya na... aku butuh kejujuran"

aku memberanikan diri tanpa alasan mencoba menghubungi Liana, karna filling dan firasat buruk terus datang menghantui ku...

"Hmmm, kenapa kamu tanya gitu tiba2 ruby? aku gak mau jawab pertanyaan kamu..."

dia mengelak menjabab pertanyaanku... aku semakin yakin ada yang salah dan tidak baik yang telah terjadi... aku kembali dan terus menanyakannya tapi dia tetap bungkam,,, aku tidak mengerti, mengapa dia tidak mau menjawab pertanyaanku... hingga sekali lagi kuberanikan diri tuk mengajaknya bertemu...

"Nanti malem bisa ketemu gak, Na?

"Ketemu? hmmm... oke, tapi aku mau kamu dateng ke kantor aku ya, aku gak mau ketemu di tempat yang ga bikin aku nyaman"

Aku menyetujuinya, padahal yang kutau kantor Liana begitu jauh,... tapi demi mendapatkan kebenaran aku tetap nekad tuk mendatanginya...

Jam 5 Sore aku sampai di kantornya, ternyata dia tidak secantik yang aku fikir saat melihat fotonya...
bukan aku menjelekkannya, tapi dia lebih pendek dariku, tubuhnya lebih berisi, namun memang hidungnya mancung juga kulitnya putih bersih... beda dengan aku yang polos tak pernah berdandan....

akhirnya dia jujur, beberapa waktu belakangan dia kembali berhubungan dengan Rio... Rio sempat mengantarnya berangkat ke kantor, dan malam inipun mereka janjian tuk bertemu,,, Rio berjanji akan menjemput Liana jam 7 nanti...

Saat mendengar semua itu aku hanya bisa diam, aku mencoba membohongi diri bahwa itu tidak terjadi... Rio yang sekarang mulai bangkit dari kejatuhannya menghianatiku,,, membhongiku,,, setelah semua yang kau lakukan untuknya dan dengan nya... hancur,,, ya amat hancur...

aku menunggu Rio dari kejauhan, melihat Liana naik ke atas motor yang kubeli bersama Rio, memeluknya dan tertawa bersama Rio.... sakit... amat sakit...
hanya bisa mematung memandang mereka, meninggalkanku sendirian di kafe ini...

Tak lama kemudian Liana kembali ke kafe ini, karna kami telah membuat rencana tuk bertemu bertiga...
Rio kaget melihatku, dia hanya bisa tersenyum kecut entah merasa salah atau marah...
dia tidak menunjukkan sama sekali rasa bersalahnya...
lagi2 aku diam,,, menunggunya bicara..

Hening panjang,.... hingga akhirnya Liana membuka pembicaraan... dia meminta maaf karna hadir dalam hubungan kami, karna dia tak pernah tau kalau Rio tidak sendiri melainkan memiliki pasangan...

Aku mungggu reaksi Rio, dan justru aku lebih sakit saat mendengar jawabannya...
dia lebih memilih Liana, di depan aku dan Liana,....
Hati ini rasanya amat sakit... aku berfikir Rio akan meminta maaf padaku,,... karna jika saja dia meminta maaf aku pasti dengan bodohnya aakan memaafkannya...
 

MALAM ITU adalah malam TERSAKIT untukku...
sekarang justru aku dan Rio telah kembali lagi merajut kasih, entah bagaimana.. hatiku tetap bisa memaafkannya dan bertahan disisinya,....

entah apa yg ada di dalam hati dan pikiran Rio saat ini...
yang aku tau sampai detik ini Liana tetap ada dalam hati Rio...
dan aku harus selalu menahan semua perasaan sakit ini...
menahan menjadi wanita kedua dalam hatinya,,,

jika saja rio bisa merasakan tulus yang aku miliki... dan bersyukur memilikiku... mungkin Rio bisa saja melupakan Liana... Tapi itu belum di lakukannya,,, walau kami sekarang lebih baik... tapi hatiku untuk rio tetap memiliki bekas luka yang tak akan pernah sembuh...

satu hal yang harus Rio tau... ini kesempatan terakhir yang dimilikinya tuk memilikiku...
karna jika dia menyianyiakan aku lagi...
itu artinya AKU PANTAS mendapatkan yang LEBIH BAIK :)

Senin, 17 September 2012

Aku Kembali, Mencoba Menuangkannya Dengan Kekakuan Kata,...

Akhirnya, jemari ini kembali mencoba menuliskan sedikit keresahan selama ini,,, 
entah sekusam apa bentuk halaman muka blog ini, seperti ditinggal penghuni rumah yang tak pernah kembali,,,,
ada begitu banyak hal yang ingin kubagi, kutuangkan dan kuceritakan,,, entah itu hanya curahan hati ataupu sedikit kisah fiksi yang selama ini menari indah gemulai dalam otakku...
mencoba menunjukkan diri dan keluar, berteriak pada jemariku agar mau segera menuangkannya dalam hal yang lebih nyata,,,, TULISAN...
ada milyaran kata, jutaan kalimat yang tertahan begitu lama,,, aku menahannya dalam penjara imajinasiku, tak membiarkan mereka mengekspresikan diri mereka... aq menyakiti mereka... membuat mereka berkarat lagi- lagi dalam otakku,,,
begitu banyak ide yang tak sempat tersampaikan... 
padahal kadang, dengan menulis aku bisa bahagia... yaa.. BAHAGIA... hanya dengan menuliskan goresan kata tanpa makna atau curahan jiwwa aku bisa bahagia... 

sekarang aku berjanji pada mereka wahai kata kata yang menari indah...
aku akan menuangkan dan menuliskan semuanya,,,
melepaskan semua kunci dan jeruji yang selama ini mengukung kalian...
senja ini,,, aku berjanji....

aku akan kembali menulis walau tak seindah pujangga menggoda wanitanya atau penyair yang membuat cerita indah.... 


Aku Menulis :)